PasangMata.id -
BELITUNG TIMUR, - Kamis, 25 Juni 2026. Pantai Lalang, Manggar, pagi itu nggak cuma ada debur ombak.
Ada ratusan pelajar, warga, dan petugas DLH Belitung Timur kompak pegang cangkul dan bibit pohon. Mereka nggak lagi ngomongin lingkungan di kelas. Kali ini langsung "ngobatin" Pantai Lalang yang garis pantainya mulai tergerus abrasi.
Kesempatan tersebut PT TIMAH Tbk ikut ambil bagian. BUMN plat merah itu dukung penuh rangkaian Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang digelar Pemkab Belitung Timur.
Selanjutnya, Abrasi Mengancam Cemara Laut Jadi Solusi. Pantai Lalang cantik, tapi rapuh. Garis pantainya makin dekat ke darat tiap tahun. Kalau dibiarkan, warung dan jalan bisa ke makan laut.
Solusinya, Tanam pohon yang "ngerti" laut. DLH BelTim pilih cemara laut dan ketapang. Dua pohon ini akarnya kuat, tahan angin, dan jago nahan gempuran ombak.
“Hari ini kita fokus tanam cemara laut dan ketapang di pesisir Pantai Lalang. Tujuannya jelas: nahan abrasi yang udah mulai mengkhawatirkan karena laut makin dekat ke bibir pantai,” terang Adlan Taufik, Kepala DLH Belitung Timur.
Bantuan PT TIMAH bikin aksi ini jalan. Dari bibit sampai logistik, semua disiapin biar penanaman nggak cuma seremonial.
*Edukasi Dimulai dari Anak Sekolah*
Nanam pohon doang nggak cukup. Musuh utama BelTim lain adalah sampah.
Makanya, DLH gelar 2 jurus sekaligus yaitu;
1. Aksi di lapangan bertujuan Penanaman pohon bareng pelajar dan warga.
2. Edukasi di kelas bagi bibit ke sekolah serta ajarin anak-anak pilah sampah dari dini.
“Karena sampah masih jadi PR besar kita bersama. Lewat kegiatan ini kita mau anak-anak paham: buang sampah nggak bisa asal. Harus dipilah sejak dari rumah,” kata Adlan.
Rangkaiannya ngelibatin banyak pihak antara lain ; pelajar, masyarakat, komunitas. Intinya satu, sadar lingkungan nggak bisa kerja sendirian.
*Kolaborasi Kunci Jaga BelTim Tetap Hijau*
Adlan ngaku, wilayah BelTim luas. Ngurus sampah dan jaga pesisir butuh kerja kolektif, bukan cuma tugas pemerintah.
“Dukungan PT TIMAH dan semua pihak sangat membantu. Harapan kami, kolaborasi kayak gini terus jalan. Karena nyadarin masyarakat buat jaga lingkungan itu nggak bisa sekali doang, harus terus-menerus,” ujarnya.
Momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia dipakai buat nyalain "mesin" perbaikan. Nggak cuma tanam pohon, tapi juga dorong sistem kelola sampah yang lebih baik di BelTim.
Satu pohon cemara yang ditancap hari ini satu langkah buat nyelametin Pantai Lalang besok.
PT TIMAH kasih bibitnya. Pemkab kasih gerakannya. Warga kasih tenaganya. Kalau 3 ini nyatu, Belitung Timur bisa tetap biru lautnya, hijau daratnya.
Penulis: Tim Redaksi Pasangmata. Id