PT Timah Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi dengan dunia pendidikan. Kali ini, perusahaan mendukung pelaksanaan Program Bina Desa yang digagas Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa Universitas Bangka Belitung (UBB) di Desa Tanjung Sangkar, Kecamatan Lepar, Kabupaten Bangka Selatan.
Program yang berlangsung pada 18–27 Juni 2026 tersebut melibatkan sekitar 90 mahasiswa dari berbagai jurusan di Universitas Bangka Belitung. Selama hampir dua pekan, para mahasiswa menjalankan berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
Koordinator kegiatan, Irfan Ariansyah, menjelaskan bahwa Program Bina Desa merupakan agenda tahunan yang bertujuan mempererat hubungan mahasiswa dengan masyarakat sekaligus memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi desa.
Menurutnya, hasil koordinasi bersama pemerintah desa menunjukkan masih perlunya peningkatan literasi masyarakat serta edukasi di bidang kesehatan. Berangkat dari kebutuhan tersebut, mahasiswa menghadirkan sejumlah program, salah satunya pembangunan pojok literasi sebagai ruang belajar dan membaca bagi warga.
"Program yang kami jalankan disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat. Kami ingin kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memberikan manfaat yang bisa dirasakan dalam jangka panjang," ujar Irfan.
Hadirkan Edukasi hingga Pencegahan Narkoba
Selain membangun fasilitas literasi, mahasiswa juga menggelar berbagai kegiatan edukatif, seperti penyuluhan kesehatan, sosialisasi pentingnya pendidikan, hingga penyuluhan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap berbagai persoalan sosial yang berpengaruh pada kualitas hidup.
PT Timah Perkuat Program Pemberdayaan
Dukungan PT Timah dalam kegiatan ini turut memperkuat berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan mahasiswa.
Bantuan perusahaan dimanfaatkan untuk mendukung penanaman mangrove di kawasan pesisir serta pengembangan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai sumber pengobatan tradisional sekaligus mendukung ketahanan pangan.
Pengembangan TOGA juga diharapkan berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting melalui pemanfaatan tanaman lokal yang mudah dibudidayakan dan dimanfaatkan masyarakat.
Kolaborasi Dinilai Beri Manfaat Jangka Panjang
Irfan menilai keterlibatan berbagai pihak, termasuk PT Timah, menjadi salah satu faktor penting yang mendukung keberhasilan Program Bina Desa.
Menurutnya, selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi wadah pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami kondisi sosial di lapangan sekaligus mengasah kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan kerja sama.
"Kami melihat antusiasme masyarakat sangat baik. Dukungan dari pemerintah desa, warga, dan mitra seperti PT Timah menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan program yang bermanfaat," katanya.
Melalui dukungannya terhadap Program Bina Desa Universitas Bangka Belitung, PT Timah kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan generasi muda, peningkatan kualitas pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat di wilayah operasional perusahaan melalui kolaborasi yang berkelanjutan.
Sumber: www.PT Timah.com
