Haru! Bantuan Rp570 Juta dari Babel untuk NTT, Ternyata Ada Makam Pahlawan Babel di Kupang

PasangMata.id -
PANGKALPINANG, Pasangmata.id-- Merinding! Saat Flores masih menangis akibat gempa, pelukan hangat justru datang dari ribuan kilometer jauhnya, dari Negeri Serumpun Sebalai, Bangka Belitung.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, *Hidayat Arsani*, membuktikan kalau duka NTT adalah duka Babel juga. Total bantuan fantastis *Rp570.864.000* resmi diserahkan di jantung Kota Kupang, Kamis (10/9/2026) kemarin.

Uang setengah miliar itu tidak datang dari satu kantong. Ini adalah uang gotong royong seluruh orang Babel.

Mulai dari Gubernur Hidayat Arsani, Pj Sekda Fery Afriyanto, Wakil Bupati Belitung Syamsir, Wali Kota Pangkalpinang, Bupati Bangka Tengah, ribuan ASN, PLN, IKM Babel, Hiswana Migas, hingga belasan bos sawit dan tambang raksasa seperti BW Group, PT Gunung Sawit Bina Lestari, PT SMM, dan puluhan pengusaha lainnya patungan.

Rombongan Babel terbang langsung dan menyerahkan bantuan itu kepada Wakil Gubernur NTT, Irjen Pol (Purn) Johni Asadoma di Kantor Gubernur NTT, Jalan El Tari Kupang.

*"Kami ingin bilang, saudara kami di NTT tidak sendiri,"* ucap Pj Sekda Babel Fery Afriyanto mewakili Gubernur Hidayat Arsani. Kalimat itu bikin suasana haru.

Rahasia di Balik Bantuan Rp570 Juta: Ada Makam Pahlawan Babel di Kupang

Kenapa Babel begitu peduli dengan NTT? Ternyata ada ikatan batin yang tidak banyak orang tahu.

Di Kupang, tepatnya di Pemakaman Muslim Batu Kadera, Kelurahan Airmata, terbaring jasad Pahlawan Nasional asal Bangka, *Depati Amir*.

Ya, pahlawan yang diasingkan Belanda dari Bangka ke Kupang itu makamnya ada di NTT. Sejarah itulah yang membuat Babel dan NTT seperti saudara kandung.

"Babel dan NTT bukan hanya satu Indonesia, tapi satu keluarga sejarah. Depati Amir adalah jembatan kami. Ketika Flores terluka, hati Babel juga ikut terluka. Sejarah harus dirawat dengan aksi nyata, bukan cuma dikenang," tegas Fery.

Fakta ini yang bikin bantuan ini viral dan banjir air mata di media sosial.

Wagub NTT Sampai Berkaca-kaca

Menerima bantuan itu, Wagub NTT Johni Asadoma sampai menyampaikan terima kasih berkali-kali.

"Ini bukan soal angka Rp570 juta. Ini soal hati. Di saat kami susah, saudara dari Babel datang memeluk kami. Ini kekuatan besar bagi kami. Terima kasih Gubernur Hidayat Arsani dan seluruh rakyat Bangka Belitung," kata Johni dengan suara bergetar.

Johni berjanji, semua bantuan akan dikawal ketat dan disalurkan langsung ke tenda-tenda pengungsian korban gempa Flores yang paling membutuhkan.

*Dari Pangkalpinang untuk Flores. Satu luka, satu rasa. Satu Indonesia.*


Sebelumnya Selanjutnya